Tentang PEMIMPIN NON-MUSLIM yang BANGUN MASJID | Dr. Zakir Naik

Lampu Islam

  • Release Date:
  • Viewer: 2,372,342
  • Like Video: 16
  • Dislike Video: 2
  • Video Length: 27minutes : 19second

Download 1

Music Video

  Play Audio :

Description

→ Subscribe ke Lampu Islam: http://goo.gl/HtCS6t → Donasi: https://kitabisa.com/dakwahlampuislam TOPIK Wanita bernama Sofi mengkritik ceramah Dr. Zakir Naik. Sofi berkata bahwa ceramah beliau bisa menyebabkan kehancuran karena menghimbau umat Muslim agar tidak memilih pemimpin non-Muslim. Menurutnya, apabila pemimpin non-Muslim itu adalah orang yang jujur, tegas, mempunyai kinerja yang baik, bisa membangun bangsa dan negara, dan sebagainya, maka kita harus memilih pemimpin non-Muslim itu dibandingkan pemimpin Muslim yang korup dan tidak kompeten. Bagaimana tanggapan Dr. Zakir Naik atas hal ini? Mari kita simak jawabannya dalam video berikut. Ini adalah bagian dari ceramah Dr. Zakir Naik dalam tur Indonesia 2017 (Dr. Zakir Naik Visit Indonesia 2017). Ceramah ini dilaksanakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada tanggal 2 April 2017. Blog Lampu Islam: http://www.lampuislam.blogspot.com Instagram: http://instagram.com/LampuIslam (@LampuIslam) Facebook Page: http://www.facebook.com/LampuIslam Google +: https://plus.google.com/+LampuIslam EMAIL LAMPU ISLAM For partnership and business enquiries please contact: eternalife9@gmail.com Jazakallahu khairan kepada gontortv https://www.youtube.com/user/gontortv ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ CATATAN Bagi yang ingin menulis komentar, tolong gunakan bahasa yang santun dan baik. Saling mencaci dan menggunakan bahasa kotor tidak akan menyelesaikan masalah. Allah berfirman: “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS. An Nahl: 125). Dan bagi yang Muslim, kita dilarang menghina tuhan dari non-Muslim. Allah telah berfirman: “Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan” (QS. Al An’am: 108).

keyboard_arrow_up